Tampilkan postingan dengan label segores tinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label segores tinta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 November 2013

Sahabat

Diposting oleh Corrina Heparti Novsyiami di 23.05 0 komentar
Beruntungnya ku mengenalmu uni
_____________
                Meneliti, sebenarnya di SMA saya sudah sedikit punya kebiasaan ini. Karena masih SMA maklum saja yang kami teliti sederhana, dengan landasan teori sederhana dan metode penulisan yang tabrak lari, METLIT APA ITU METLIT?.  Setelah menjadi seorang mahasiswa saya mulai mengembangkan sayap dakwah penelitian (ce I le) :D mulai belajar apa itu METODOLOGI PENELITIAN, ATURAN PENELITIAN, JENIS PENELITIAN, dll :D Meneliti memang menyenangkan karena kita bisa banyak tahu, mulai dari banyak hal yang tidak kita duga. Nah suatu event perlombaan sebut saja x yang berkonsentrasi kepada penciptaan teknologi baru kedokteran gigi, kami mencoba mengambil  andil disini. Bersitungkin H-3 Ujian Blok, uni aya sempat celetuk “yang lain pasti udah ketiduran ni dengan kape-kape yang setumpuk, kite ? masih disekre BEM, cari wifi gratis buat nyudahin ni karya”  :D.

                ++++

                Beberapa minggu berlalu, pengumuman kelulusan karya kami –pun  dimuat, Alhamdulillah, itu artinya kami harus pergi kesebuah tempat gedongan, sebut saja SBY, kami senang. Namun kesenangan kami menuai badai  (eh ini memang badai beneran lho, pada saat itu padang

Nasihat Kakak

Diposting oleh Corrina Heparti Novsyiami di 23.05 0 komentar
Carilah yang sepemahaman :)

‘Carilah yang sepemahaman” Begitu nasehat salah seorang kakak. Digali lagi. Apanya yang sepemahaman kakak?
  “Carilah yang sepemahaman. Baik itu tentang masa depan ataupun tentang masa sekarang. Sepemahaman disini maksudnya carilah seseorang yang seide dan keyakinan yang sama”

“Apanya yang sepemahaman kakak, dan seseorang itu siapa? Teman ?” tanyaku balik
“Bukan, ini tentang seseorang yang akan menyempurnakan agamamu”

Behind The Scene

Diposting oleh Corrina Heparti Novsyiami di 23.04 0 komentar
Kali ini kita benar-benar tidak punya pilihan. Apa seh hukuman yang paling ditakuti oleh mahasiswa kedokteran gigi ? nilai digagalkan atau Ulang BLOK ? waduh memperpanjang masa studi dan pengurusan diakhir 21 blok nanti (diakhir tahun 4) ribetnya sungguh terlalu. Kali ini kita harus ikut atau BLOK 12 kemarin digagalkan, WOW, kaget donk ya, masa ada hubungannya acara seperti ini dengan akademik. Demo ? yaudah tapi itulah kenyataan dan semua pihak membenarkan harus ikut. OK. Agar ini bersifat syar’I kami coba bertanya ke ustad yang mengisi tasqif di FK waktu itu, si ustad memperbolehkan dengan alas an : 1. Ini tari masal bro, diikuti 1.300 katanya, siustad merasa kita ngak akan terlihat juga, 2. tarinya tari indang, itu lho tari yang Cuma gerak-gerakin tangan, ngak nyampe gerakin yang lain J, 3. Asalkan nanti tidak tabaruj dan tidak terlalu atraktif.

                Latihan demi latihan diikuti, awalnya kata ibuknya ya, yang latihan Cuma cewek aja 1300 orang, tapi karena kebanyakan mahasiswa Unand ngak ikut (kemungkinan di fakultas masing-masing

Kita Sudah Tidak Bocah Lagi

Diposting oleh Corrina Heparti Novsyiami di 23.03 0 komentar
Hari ini 5/6 2013, saya sudah ‘bolos’ dua kegiatan.
Bolos  kuliah pengantar dan bolos les bahasa inggris. Eitss. Bukan tanpa alasan saya  bolos, ya sebosan-bosanya dengan kuliah dosen palingan saya hanya duduk manis dan ngidupin rekaman handphone kemudian catat materi walaupun nggak focus.
 Dan tadi pagi itu karena ada laporan yang mesti deadline jam 10 J makanya nggak ikut kuliah pengantar, sekalinya nggak ikut, lansung banyak yang nanya “corri nggak kuliah?” weshh nadanya kayak heran gitu dan tatapan tajam, ya udah kapok ngak ikut KP lagi.
Wah saya jadi ingat masa dimana saya tidak sengaja bolos untuk pertama kalinya. Ceritanya lucu kawan, waktu itu kelas 2 SMP. Jadi sembari menunggu ibu guru yang  terlambat kami bermain keluar kelas. Nah si ketua kelas udah bilang ni ibu guru ngak jadi datang, saya dan beberapa orang teman  pergi melihat acara perpisahan anak SD yang lokasinya dibawah SMP. Karena keasyikan ngak tau ternyata ibu gurunya datang dan absen kami dibuat CABUT. Wow saya dirumah hanya menangis sekeras-kerasnya. Saat itu merasa menjadi anak yang nakal dan takut tidak jadi juara kelas lagi. Saat itu mindseat saya ialah anak baik itu anak yang rajin, masuk tepat waktu, PR dan UH dapat dibuat dengan lancar, ujian tidak mencontet dan ujungnya dapat juara J entahlah saat itu saya mati-matian mengejar nilai matematika di ujian semester, dan Alhamdulillah nilainya tidak turun dari semester sebelumnya.

Akhwat Modis “Salah Ngak Sih” ?

Diposting oleh Corrina Heparti Novsyiami di 22.51 0 komentar

Akhwat Modis “Salah Ngak Sih” ?
                Modis, cantik dan menarik mungkin tiga kata yang menjadi bahan pembicaraan banyak orang, apalagi dikalangan wanita pada umumnya. Dasarnya wanita adalah makhluk Allah yang mempunyai daya tarik tersendiri oleh sebab  itu wanita diperintahkan oleh Allah untuk menjaga yang tidak biasa tanpak dari padanya (aurat.red). Di dunia modern ini terdapat dua jenis wanita, (1) wanita yang menjaga aurat dengan baik dan sempurna dan (2) wanita yang belum menjaga aurat dengan baik dan sempurna. Didalam menutup aurat pada wanita, masih terdapat perbedaan didalam contoh pakaian ‘syar’I’ yang harus digunakan, perbedaan ini biasanya ditimbulkan oleh perbedaan golongan yang dianut, contohnya :suatu golongan mengkategorikan syar’I pakaian yang dijahit dari atas kepala sampai kaki, golongan lain mengkategorikan lain. Dasar didalam berpakaian ialah seperti yang tertuang dalam ayat  dan Hadits berikut atau pada ayat dan hadits lainnya :
 

Segores Tinta, Sekeping Hati, Mujahidah Sejati Blog by Corrina | Facebook