Sabtu, 17 Januari 2015

Halo pejuang !

Diposting oleh Corrina Heparti Novsyiami di 07.36
Reaksi: 

Ketika mimpi-mimpi bersileweran dan kenangan masa lalu bermunculan

Hari demi hari berlalu, terlewat dengan banyak cerita yang dihasilkan. Cerita ini terinspirasi dari potongan koran yang saya temukan tak sengaja setelah bertahun-tahun disimpan didalam kenangan.




Ada yang ingat hari itu ? bagi angkatan masuk kuliah 2011, mungkin masih ingat-ingat sikit lah. Hari itu tanggal 30 Juni 2011  merupakan tanggal resmi pengumuman masuk universitas negeri melalui jalur test tertulis atau kala itu disebut SNMPTN tertulis (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri).  Sebelum diumumkan secara resmi, Sebenarnya hasil SNMPTN ini sudah dapat diakses rabu malamnya melalui website resmi SNMPTN
.

Sumber web resmi SNMPTN


Saya masih ingat kala itu, pada saat pengumuman saya sedang berada di kota Padang untuk persiapan ujian SIMAK UI pada hari minggunya. Berbeda dengan pengumuman SNMPTN Undangan yang saya berada dirumah dan sudah standby semenjak sore hari didepan komputer. Pada saat pengumuman SNMPTN tertulis saya berada di kosan sepupu yang tidak punya signal internet. Mungkin karena tidak lulus di SNMPTN Undangan ditambah akan seleksi universitas lagi membuat saya tidak berambisi  untuk melihat hasil pengumuman sesegera mungkin. Selepas magrib dimana teman-teman saya sudah sibuk dengan hasil pengumumannya, saling  sms, bertanya apakah lulus atau tidak – saya masih belum punya jawaban apa-apa. Abang dan teman saya menawarkan untuk membantu melihat hasilnya dengan memberikan nomor ujian dan tanggal lahir. Mungkin karena ribuan yang melihat, servernya lansung down dan tidak bisa dibuka. Sementara menunggu hasil dari teman dan abang saya, Saya masih sibuk mengerjakan soal-soal IPA  SIMAK UI beberapa tahun sebelumnya yang saya kumpulkan dalam satu binder. Fokus saya masih tertuju kepada soal test ujian minggu besoknya.

sumber : nusaresearch.net

Menit demi menit berlalu, kondisi padang saat itu hujan dan badai. Saya beringsut setelah dipanggil oleh sepupu saya bahwa kamar sebelah kosannya mempunyai modem untuk internet (pada tahun itu pemakaian modem belum sepopuler sekarang). Lagi-lagi karena banyak yang buka, internetnya sangat lama sekali – sampai adzan isya berkumandang webnya masih belum bisa dibuka. Saya memutuskan untuk sholat isya terlebih dahulu sembari sepupu saya mencoba reload  berkali-kali webnya yang down. Hujan diluar sudah mulai reda -  menyisakan saya yang masih reload berkali-kali – mencoba membuka web yang juga diakses ribuan calon mahasiswa dari penjuru Indonesia. Saya sudah mulai menyerah sembari melambaikan tangan dan berkata untuk membukanya besok pagi saja diwarnet terdekat. Namun sepupu saya tetap gigih dan taraaa hasilnya keluar, saya ingat betul kata-katanya “Selamat Corrina Heparti N lulus di Pendidikan Dokter Gigi Unand” saya tidak tau harus berkata apa saat itu hanya syukur dan berucap Alhamdulillah. Mungkin karena saya pernah ditolak di SNMPTN Undangan jadi saya tidak begitu menaruh harapan pada satu test saja, tapi mempersiapkan peluru-peluru apabila pada test-test yang saya ikuti tidak lulus dan menstimulasi diri untuk tidak kecewa ketika hasilnya bukan yang diinginkan. 




Kepada seluruh adek-adek yang akan mengikuti ujian-ujian yang sama, jangan cepat menjadi putus asa dan patah semangat ketika kita gagal didalam satu test. Walaupun saya baru satu kali ditolak di SNMPTN Undangan – saya dapat merasakan bahwa diawal akan ada rasa kecewa – kenapa saya tidak lulus dan melihat yang lulus dengan tatapan iri – manusiawi. Namun ada baiknya ketika kita akan mengikuti ujian-ujian masuk sejenis jangan terlalu berbesar hati (PD akan lulus), jangan juga menjadi minder tapi persiapkan list-list (jalur-jalur lain) apabila tidak lulus disini kita akan coba yang ini dan menstimulasi diri bahwa untuk tidak terlalu kecewa apabila tidak lulus – persiapkan diri terhadap kemungkinan terburuk dan jangan lupa yang terpenting persiapan maksimal termasuk do’a dan restu orang tua itu sangat penting.

Sumber : muda.kompasiana.com

Dan satu lagi yang harus diingat semua jurusan pasti mempunyai tingkat kesusahan dan serapan pekerjaan masing-masing – jangan mengagungkan satu jurusan atau satu jalur masuk saja sehingga membuat kita buta untuk mempelajari jurusan dan jalur lain tapi sesuaikan dengan minat dan bakat yang dimiliki. Kesusksesan seseorang juga tidak tergantung universitasnya tapi tergantung dari hard skill dan soft skill masing-masing kita – walaupun tidak dapat didusatakan bahwa Universitas universitas ternama dengan pengalaman dan alumni yang telah dimiliki mempunyai banyak info dan link-link untuk berkembang lebih baik. Tapi jangan khawatir bagi kita yang bukan berasal dari Universitas ‘favorit’ itu jangan patah semangat – kita bisa menyamai atau bahkan melebihi ‘rytme’ teman-teman Universitas ‘favorit’ asalkan kita mau mengembangkan diri kita sendiri dan mau belajar dari banyak keadaan – mau mengorbankan waktu, material dan non material untuk mengembangkan hard skill dan soft skill kita.

Ah ternyata sudah hampir 4 tahun berlalu – bahkan teman satu angkatan saya februari nanti sudah ada yang akan wisuda S1 (SKG). Saya masih menyimpan koran yang mengumumkan nama-nama peserta SNMPTN yang lolos, menandai satu persatu nama yang sama dengan jurusan saya, mengadd mereka di facebook dan berkenalan – hallo kita sama-sama mahasiswa baru jurusan itu loh. J saya masih ingat “Riani Hafiza dan Monica wihanda kurnia” merupakan teman facebook awal saya dari kalangan teman satu jurusan pasca pengumuman SNMPTN –ah ternyata tidak hanya saya yang melakukan hal yang serupa – saling add Facebook.

sumber : panduanbelajarforex.com

Kadang dengan mengingat kembali perjuangan-perjuangan yang kita lewati untuk memperoleh kondisi sekarang membuat kita jadi termotivasi lagi bahwa kita punya mimpi-mimpi yang harus segera diwujudkan.  – jangan berlama-lama disuatu step termasuk berlama-lama diskripsi ya corri (nasehat untuk diri sendiri) agar kita dapat mulai berjalan menapaki mimpi-mimpi lainnya yang pernah dibuat. SEMANGAT – KITA BISA KARENA KITA MAU BERKORBAN KARENA HASIL TIDAK AKAN PERNAH MENGHIANATI USAHA.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Segores Tinta, Sekeping Hati, Mujahidah Sejati Blog by Corrina | Facebook